3.7 Kebetulan yang Menarik.

Saat  saya  memperlajari  kehidupan  Yesus,  salah  satu  pengalaman  yang  paling menarik bagi saya adalah saat menemukan peristiwa yang unik dalam hidupNya yang bergema dalam kehidupan Muhammad. Dalam bab ini, Anda akan melihat bagaimana Yesus dan Muhammad memberi respon pada:

–  Seorang wanita yang tertangkap berzina

–  Seorang pria buta meminta pertolongan

–  Pengikut meninggalkan mereka dalam kesulitan

–  Kerumunan orang yang lapar di gurun.

PEREMPUAN BERSALAH ATAS ZINA DIHAKIMI

 Muhammad

Seorang wanita datang kepada Muhammad dan bertanya kepada dia: ”Saya telah  berbuat  zina,  jadi  sucikan  saya.”  (Dia  menginginkan  hukuman  dari Muhammad  agar  Allah  mengampuni  dosanya  dan  mengizinkannya  untuk memasuki  surga).  Muhammad  berkata  padanya:  ”Pergilah  sampai  kamu melahirkan anakmu.”

Setelah perempuan itu melahirkan ia kembali dengan anaknya dan berkata: ”Ini adalah anak yang saya lahirkan.” Muhammad menjawab: ”Pergilah dan susui dia sampai kamu menyapihnya.”

Saat  ia  telah  menyapihnya,  ia  datang  ke  Muhammad  dengan  anak memegang sepotong roti di tangan. (Anak itu berusia sekitar dua tahun karena itu adalah waktu yang ditetapkan dalam Quran untuk menyusui). Wanita berkata: ”Rasul Allah, inilah dia, saya menyapihnya dan sekarang ia makan makanan.”

Muhammad  memberikan  anak  itu  ke  seorang  Muslim  dan  kemudian menjatuhkan hukuman. Perempuan itu dikuburkan di atas selokan setinggi dada, dan orang-orang menimpukinya dengan batu

Ini  adalah  cerita  yang  populer  digunakan  dalam  ajaran  Islam  sebagai  contoh  dari kemurahan Muhammad!

Yesus 

Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: ”Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat- Mu tentang hal itu?” Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka  memperoleh  sesuatu  untuk  menyalahkan-Nya.  Tetapi  Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus- menerus  bertanya  kepada-Nya,  Ia  pun  bangkit  berdiri  lalu  berkata  kepada mereka: ”Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan  batu  kepada  perempuan  itu.”  Lalu  Ia  membungkuk  pula  dan menulis  di  tanah.Tetapi  setelah  mereka  mendengar  perkataan  itu,  pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata  kepadanya:  ”Hai perempuan, dimanakah mereka?  Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Jawabnya: ”Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: ”Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” Yohanes 8:3-11

SEORANG PRIA BUTA MEMINTA PERTOLONGAN

 Muhammad

Beberapa dari para pemimpin penting telah datang ke Mekah ke salah satu majelis Muhammad,  dan  Muhammad  berkomitmen  serius  untuk  meyakinkan  mereka  agar menerima Islam. Pada saat itu, seorang pria buta datang, meminta penjelasan pada beberapa poin mengenai Islam. Muhammad tidak suka dipotong dan mengabaikan pria buta itu.

Setelah peristiwa itu Muhammad menyampaikan bahwa Allah telah menegur dia karena sikapnya terhadap orang buta itu (Surah 80:1-15).

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). Atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya? Surah 80:1-4

Yang patut diperhatikan adalah bahwa Muhammad mengabaikan orang buta yang meminta pertolongannya.

Yesus 

Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan  dan  mengemis.  Waktu  orang  itu  mendengar  orang  banyak  lewat,  ia bertanya: ”Apa itu?” Kata orang kepadanya: ”Yesus orang Nazaret lewat.” Lalu ia berseru: ”Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: ”Anak Daud, kasihanilah aku!” Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya: ”Apa  yang  kaukehendaki  supaya  Aku  perbuat  bagimu?”  Jawab  orang  itu: ”Tuhan, supaya aku dapat melihat!” Lalu kata Yesus kepadanya: ”Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.  Lukas 18:35-43

Orang buta ini pernah mendengar bahwa Yesus telah menyembuhkan orang dan meminta pertolongan. Yesus memberikan kepadanya apa yang ia minta.

PENGIKUT MENINGGALKAN MEREKA DALAM KESULITAN

Muhammad

Setelah Muhammad menaklukkan Mekah,  beberapa orang merdeka di Arab mencoba  untuk  bergabung  untuk  mengalahkannya.  Memimpin  dengan mengendarai bagal putih, Muhammad bergerak dengan tentara besar berjumlah 12.000 orang. Namun, musuh membuat kejutan dengan menyerang mereka di pagi buta. Tentara Muhammad pecah barisan dan kabur ketakutan. Muhammad menarik diri ke kanan dan teriak: ”Kemana kamu pergi? Datang padaku. Aku adalah Rasul Allah. Saya adalah Muhammad putra Abdullah.” Beberapa tinggal dengan dia, tetapi kebanyakan tetap terus melarikan diri. Muhammad meminta seorang laki-laki dengan ”suara kuat” yang ada di dekat dia, untuk memanggil orang. Pada akhirnya seratus orang kembali mendukung Muhammad. Akhirnya tentara besar Islam dikalahkan musuh-musuhnya pada hari itu dalam apa yang dikenal sebagai ”Pertempuran Hunayn” 

Pada kesempatan ini Muhammad memerintahkan pengikutnya untuk melindunginya.

Yesus 

Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang  dan  pentung,  disuruh  oleh  imam-imam  kepala  dan  tua-tua  bangsa Yahudi… Tetapi Yesus berkata kepadanya: ”Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya. Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya  dan  menetakkannya  kepada  hamba  Imam  Besar  sehingga  putus telinganya. Maka kata Yesus kepadanya: ”Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.  Atau  kausangka,  bahwa  Aku  tidak  dapat  berseru  kepada  Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian? Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi.” Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. Matius 26:47, 50-54, 56

Yesus tidak mengijinkan para murid untuk berjuang membela Dia, dan tidak memanggil mereka kembali saat mereka melarikan diri.

KELAPARAN DI GURUN

Muhammad

Penduduk  dari  Mekah  menandatangani  perjanjian  boikot  pada  Muhammad, marganya dan Muslim, dengan cara menolak untuk menjual makanan.  Ini berlangsung dua atau tiga tahun. Muhammad dan Muslim pergi meninggalkan kota untuk tinggal di lembah gurun yang dekat. Mereka mulai putus asa, dan sejarah mengatakan bahwa orang Islam menjadi sangat lapar. Mereka makan kotoran hewan dan daun pohon. Hal ini disebut ”tahun kelaparan”.

Mereka bertahan dari persediaan yang dibawa pada mereka secara rahasia oleh simpatisan dan teman-teman. Setelah beberapa waktu, pemimpin Mekah memutuskan mencabut boikot ini secara sukarela. Muhammad tidak secara supranatural memberikan makanan bagi pengikutnya waktu itu.

Yesus

Yesus juga menghadapi saat ketika pengikutNya lapar. Sekitar 5.000 orang telah mengikuti Yesus keluar kota untuk mendengar Dia mengajar. Mereka tetap tinggal begitu lama dengan Dia, sehingga telah menghabiskan perbekalan mereka dan menjadi lapar. Seorang anak laki-laki memberikan Yesus lima roti dan dua ikan. Yesus berdoa sebelum membagi makanan, kemudian meminta murid untuk membagikan makanan tersebut: makanan yang cukup untuk makan semua orang (Yohanes 6:1-14).

KESIMPULAN

Insiden paralel ini memberikan bentuk lain dalam melihat perbedaan antara Yesus dan  Muhammad.  Pada  bab  berikutnya  saya  akan  menghadirkan  beberapa  paralel pelajaran.  Dengan  kata  lain,  Anda  dapat  membandingkan  kata-kata  Yesus  dan Muhammad pada beberapa topik seperti: menghakimi sesama, dendam, pengampunan, dan sebagainya.

About worldlastchance.
Going beyond simple shots at Religion for pure shock value,This homepage is meant for exchanging views and providing information to foster better understanding between those who embrace Islam and those who embrace Christianity. All comments are welcome.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: