3.1 Ajaran Mereka Mengenai Satu Sama Lain.

Banyak orang barat akan kaget mengetahui Muhammad dan Quran menaruh hormat besar pada Yesus. Pada bagian pertama bab ini kita akan melihat banyak pengajaran yang diberikan Muhammad tentang Yesus. Yesus, bagaimanapun, tidak pernah bicara khusus mengenai Muhammad, karena Yesus hidup sekitar 600 tahun sebelum Muhammad lahir.

Walau begitu, kita dapat membuat dugaan terpelajar tentang apa yang mungkin telah dikatakan oleh Yesus tentang Muhammad, berdasarkan pengajaran Yesus yang telah kita ketahui. Setengah bagian kedua bab ini akan menghadirkan pemikiran itu.

MUHAMMAD MENGHORMATI YESUS

Muhammad menggambarkan dirinya dan Yesus sebagai ”saudara dalam iman”

Pesuruh Allah berkata: Aku dekat sekali dengan Yesus, anak Maria, diantara seluruh manusia yang hidup dan akan datang. Mereka berkata: Rasul Allah bagaimana caranya? Lalu ia berkata: Nabi-nabi adalah saudara dalam iman, memiliki ibu yang berbeda. Agamanya bagaimanapun satu dan tidak ada rasul diantara kami (diantara aku dan Yesus Kristus).

Jadi  Muhammad  menyatakan  ia  dan  Yesus  menjalankan  agama  yang  sama. Bagaimana ini bisa? Untuk mengerti ini dan pengajaran lain dari Muhammad mengenai

Yesus, Anda harus mengetahui bagaimana Muhammad menggambarkan hubungan antara Islam, Kristen dan agama Yahudi.

Islam, Agama Yahudi dan Kekristenan

Ingatlah bahwa Muhammad hidup dalam masyarakat yang terdiri dari Yahudi, Kristen dan penyembah berhala. Karena Muhammad menyatakan hanya ada satu Tuhan, seperti Yahudi dan Kristen, ia perlu menjelaskan Tuhan yang satu ini sama dengan Tuhan tunggal mereka.

Ia menjelaskan Islam datang terlebih dahulu, dan bahwa Abraham menjalankan Islam sebelum agama Yahudi dan Kristen didirikan.

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang Muslim sejati…….Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman (Muslim). Surah 3:67-68

Menurut Muhammad, karena Abraham menjalankan Islam dan menyembah Allah, semua nabi keturunannya juga menjalankan Islam. Quran mencatat banyak nama nabi- nabi Alkitab termasuk Ishak, Ismael, Yakub, Yusuf, Nuh, Daud, Salomo, dan Musa.

Malah, Quran juga berkata Yohanes Pembaptis dan Yesus juga nabi Allah (Surah 4:163, 6:84-86; lihat juga 2:130, 135; 3:95; 4:125; 6:161). Muhammad menyebut semua nabi ini adalah ”saudara”nya, kecuali menyebut Abraham sebagai ayah.

Pertanyaannya ialah: jika semua nabi-nabi ini mengikuti Islam, dari mana agama Yahudi dan Kristen berasal? Quran mengajarkan Yahudi dan Kristen mengubah pesan para nabi, dan hasilnya adalah agama Yahudi dan Kekristenan (Surah 2:75; ayat 76-79; Surah 5:13). Karenanya kitab suci Yahudi dan Kristen adalah cacat.

Muhammad berkata pewahyuannya membatalkan Kekristenan dan agama Yahudi dan  membawa  orang  kembali  ke  satu  agama  sejati  yang  dipahami  dan  dijalankan Abraham (Islam).

Karenanya, saat Muhammad berbicara tentang Yesus, ia mengacu pada Dia sebagai nabi Allah yang mengajarkan Islam.

Mari lihat pada pengajaran khusus Muhammad mengenai Yesus. Kita akan melihat bahwa  ia  setuju  dengan  Alkitab  pada  beberapa  kejadian  dalam  hidup Yesus.  Tapi Muhammad juga berlawanan dengan Alkitab pada bagian penting.

PENGAJARAN MUHAMMAD MENGENAI YESUS

Muhammad  membuat  beberapa  pernyataan  positif  mengenai  Yesus,  umumnya melalui  wahyu  Quran.  Saya  telah  menyiapkan  daftar  lengkap  di  Quran  yang menggambarkan atribut Yesus yang disebutkan di Alkitab. Silahkan baca daftar itu di Lampiran nanti.

Salah satu bagian penting adalah Surah 3:33-63. Sarjana Islam berkata Muhammad memberikan ayat itu saat ia pada 9 H dikunjungi sepuluh uskup Kristen dari Najran, daerah dekat perbatasan utara Yaman masa kini. Uskup itu datang untuk bicara dengan Muhammad mengenai Islam.

Muhammad berkata pada mereka, ”Jadilah Muslim.”

Mereka berkata, ”Kami adalah Muslim”, artinya, ”Sebelum kami bertemu dengan kamu, kami hanya menyembah satu Tuhan”. Kemudian Muhammad menggambarkan untuk mereka perbedaan antara Islam dan Kekristenan. Pertama ia menyampaikan kisah kelahiran Maria, ibu Yesus, dan kelahiran Yohanes Pembaptis. (cerita ini termasuk rincian Alkitab tapi ia juga menambahkan banyak informasi yang tidak ditemukan di Alkitab). Lalu ia menggambarkan Yesus dengan cara ini:

Yesus Lahir Dari Perawan

(Ingatlah),  ketika  malaikat  berkata:  “Hai  Maryam,  sesungguhnya  Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), Maryam berkata: ”Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun.”  Allah  berfirman  (dengan  perantaraan  Jibril):  ”Demikianlah  Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: ”Jadilah”, lalu jadilah dia. Surah 3:45,47, lihat juga 4:171 

Muhammad tidak hanya menegaskan pada Kristen Najran bahwa Maria hamil sebagai perawan, tapi ia juga berkata Yesus adalah Mesias. Muhammad lalu menegaskan Yesus melakukan mujizat.

Yesus Melakukan Mujizat-mujizat

Dan akan membuat ia (Isa[Yesus])(sebagai) Rasul kepada Bani Israel (yang berkata kepada mereka): ”Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mujizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu  tanda  (kebenaran  kerasulanku)  bagimu,  jika  kamu  sungguh-sungguh beriman.”Surah 3:49

Walau kisah burung tanah liat tidak ada di Injil, akhir dari ayat diatas membawa kemiripan dengan kata Yesus yang tercatat di Injil Matius:

Yesus menjawab mereka: ”Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.” Matius 11:4-5

Dengan  kata  lain,  Muhammad  setuju  dengan  orang  Kristen  bahwa  Yesus melakukan mujizat hebat, termasuk membangkitkan orang dari kematian. (Ini adalah sebagian kecil dari banyaknya keterangan positif di Quran tentang Yesus. Silahkan lihat Lampiran nanti untuk daftar lengkap). Namun, Muhammad berbeda dengan catatan Alkitab dalam banyak cara. Contohnya, ia mengatakan pada rombongan uskup ini bahwa Yesus menyembah Allah.

Yesus Menyembah Allah

Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus. Surah 3:51

Muhammad berkata murid Yesus menyatakan: Kami adalah Muslim (ayat 52) dan menolak menyembah selain Allah (ayat 53). Dengan kata lain murid-murid menolak menyembah Yesus sebagai Tuhan. Namun, Injil mencatat beberapa contoh dari murid- murid menyembah Yesus (Matius 14:33; 28:9; Lukas 24:51-52)

Muhammad  menyimpulkan  dengan  mengatakan  pada  tamu  Kristennya, ”Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar…” (Surah 3:62). Namun delegasi itu menolak ajaran Muhammad.

Sementara Muhammad bicara pada para uskup memberikan gambaran luas. Mari lihat beberapa pernyataan lain di Quran yang menunjukan perspektif Muhammad pada Yesus.

Muhammad Berkata Yesus Menubuatkan Kedatangannya

Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: ”Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad.”  Surah 61:6

Ahmad ialah salah satu nama Muhammad, jadi Muhammad mengajarkan bahwa Yesus meramalkan kedatangannya. Namun, Muhammad juga mengatakan orang Kristen telah  membuang  sebagian  besar  keterangan  ini  dari  kitab  mereka.  Sarjana  Muslim modern telah mengklaim bahwa beberapa perkataan Yesus di Injil Yohanes berbicara tentang  Muhammad.  Namun,  orang  Kristen  mengartikan  ayat  ini  secara  konsisten merujuk pada Roh Kudus (Yohanes 14:16-17, 24; 16:7; lihat juga Lampiran )

Tuhan Tidak Punya Anak

Orang Kristen yang membaca Quran akan kaget melihat seringnya dan khususnya Quran menyangkal Tuhan memiliki anak. Contoh :

Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya,  Surah 23:91

Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu). Surah 43:81

Janganlah kamu mengatakan: ”(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan- Nya.  Surah 4:171

Yesus Tidak Seharusnya Disembah

Menurut Quran, Allah akan menanyai Yesus di Hari Kebangkitan, ”Apakah kamu berkata pada umat manusia, ’sembah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?’”

Yesus akan menjawab, ”Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: ”Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu” (Surah 5:116-117; lihat juga ayat 72)

Muhammad berkata orang Kristen salah menyembah Yesus.

Aku mendengar nabi berkata, ”Jangan melebih-lebihkan memujiku seperti orang Kristen memuji anak Maria, karena aku hanya hamba. jadi, panggil aku hamba Allah dan RasulNya.”

Yesus Tidak Bangkit Dari Kematian

Bicara mengenai mereka yang berkata mereka menyalibkan Yesus, Muhammad menyatakan:

padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. … Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.  Surah 4:157-158

Dengan kata lain, Muhammad berkata alih-alih disalibkan, Yesus diangkat langsung kepada Allah.

KESIMPULAN

Pengajaran Muhammad tentang Yesus, khususnya yang berasal dari Quran, secara positif konstan dan menegaskan beberapa tulisan Alkitab. Namun, wahyu Quran juga beberapa kali menyangkal salah satu klaim penting yang dibuat Yesus: bahwa Ia adalah anak  Tuhan.  Sekte  Nestorian  dan  Ebionit  di  Arab  pada  masa  Muhammad  juga menegaskan kenabian Yesus dan menolak keilahianNya. Islam mengklaim Yesus salah satu nabinya, dan Muhammad menyatakan Yesus meramalkan kedatangannya.

Sekarang  mari  kita  fikirkan  apa  yang  mungkin  dikatakan  Yesus  mengenai Muhammad.

PENGAJARAN YESUS MENGENAI MUHAMMAD

Izinkan saya menjelaskan dari awal bahwa bab tentang Yesus dapat ditulis hanya sebagai opini. Yesus tidak mengajarkan tentang Muhammad secara khusus, karena Ia hidup 600 tahun sebelum Muhammad. Karenanya, kita harus menerapkan apa yang kita ketahui  dari  ajaran  Yesus  pada  apa  yang  kita  ketahui  tentang  Muhammad. Dalam pemikiran  saya  Yesus  akan  menantang  kenabian  Muhammad  dalam  tiga  area:  (1) perlakuan Muhammad pada orang lain, (2) deskripsi Muhammad dari persyaratan untuk menyenangkan Tuhan, (3) deskripsi Muhammad dari sifat Tuhan.

Perlakuan Pada Orang Lain

Yesus mengajar banyak orang: ”Waspadalah terhadap nabi-nabi… Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. ….Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah  yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik (Matius 7:15-17).

Buah  dari  kehidupan  seseorang  ialah  tindakannya,  jadi  mari  pikirkan  buah Muhammad. Melalui kepandaian berperang, debat, dan intimidasi, Muhammad telah menundukkan seluruh Arab pada otoritas Islam. Pada prosesnya, tentaranya membunuh ribuan orang. Muhammad dan tentaranya merebut harta dan menjual anak dan istri mereka ke perbudakan.

Anda dapat mendebat bahwa Muhammad berperang untuk bertahan hidup dan untuk keselamatan Islam. Bagaimanapun, argumen ini hanya bertahan sebentar. Saat ia bertambah kuat, Muhammad mulai agresif mengejar orang yang tidak menimbulkan ancaman padanya sama sekali.

Sebagai seorang yang belajar mendalam tentang sejarah Islam, saya tidak bisa menolak buah kehidupan Muhammad. Hidup Muhammad mengingatkan saya kepada gambaran Yesus akan pencuri yang datang ke kandang domba. ”Pencuri hanya datang untuk membunuh dan membinasakan” (Yohanes 10:10). Ini adalah buah kehidupan

Muhammad.

Mengacu pada standar ini, saya percaya jika Yesus telah menemui Muhammad, Yesus akan menyebutnya nabi palsu.

Persyaratan Untuk Menyenangkan Tuhan

Baik di Injil Matius dan Lukas mencatat kata-kata teguran keras untuk ahli Taurat dan orang Farisi.

Salah satu keluhan Yesus ialah mereka membebani orang dengan hukum tanpa membawa mereka dekat pada Tuhan.

Yesus menyebut mereka ”orang buta menuntun orang buta”. Mengapa mereka disebut orang buta?

Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang. Lukas 11:46

Ahli  Taurat  mewajibkan  orang  mengikuti  peraturan  berat  untuk  ibadah  dan kehidupan sehari-hari. Dengan cara yang sama, Muhammad mewajibkan orang untuk mengikuti hukum Islam yang ketat (puasa, zakat, sembahyang lima kali sehari, naik haji dan menjalankan hukum Islam lainnya) sebagai cara menyenangkan Tuhan.

Hukum  menaruh  beban  berat  pada  manusia  dan  fokus  pada aksi  luar.  Yesus menantang mereka yang fokus pada hukum. ”Kamu … membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.” (Lukas 11:39). Yesus berseru mengkritik pemimpin agama Yahudi saleh yang memamerkan doa panjang mereka sementara mereka merampas rumah janda.

Saya  percaya  Yesus  mempersoalkan  hal  yang  sama  pada  Muhammad,  yang mengajarkan Muslim untuk membersihkan bagian luar tubuh mereka lima kali sehari sebelum berdoa, tapi pada saat yang bersamaan ia memanggil mereka untuk memerangi seluruh penduduk Arab dan memanfaatkan keserakahan mereka dengan rampasan perang untuk memotivasi mereka membahayakan hidupnya. (lihat juga Matius 15).

Yesus berkata belas kasih Tuhan lebih kuat dari hukum. Ia menegur pemimpin agama karena mengikuti hukum dan melupakan belas kasih Tuhan. Sebagai contoh, Yesus melanggar hukum Yahudi dengan bekerja pada hari Sabat untuk menyembuhkan wanita lumpuh (Lukas 13:10-17).

Saya percaya Yesus akan menegur Muhammad yang fokus pada kewajiban palsu untuk menyenangkan Tuhan.

Sifat Tuhan

Saya percaya Yesus akan berkata pada Muhammad, ”Siapa Allahmu? Tuhan yang engkau gambarkan sangat berbeda dari yang Aku kenal.” Quran berkata tuhan Islam bekerjasama dengan setan dan iblis untuk menyesatkan orang (Surah 6:39, 126; 43:36- 37).  Alkitab  mencatat  Tuhan  begitu  mengasihi  dunia  sehingga  tidak  menginginkan seorangpun tersesat (Yohanes 3:16-17)

Yesus menggambarkan Tuhan adalah kasih; Muhammad (melalui wahyu Quran) menggambarkan Tuhan sebagai penghukum. Jika Anda mencari kata hukuman/hukum/ penghukuman di Perjanjian Baru, Anda akan menemukan 15 contoh mengenai orang tidak beriman yang dihukum di neraka. (Perjanjian Lama memiliki 159 contoh dari kata- kata ini).

Namun, jika Anda mencari di Quran (yang sedikit lebih pendek dari Perjanjian Baru) untuk kata hukuman/hukum/penghukuman, Anda akan mendapatkan 379 contoh.

Ayat-ayat ini menggambarkan bagaimana Allah menghukum orang-orang dari berbagai dosanya.

Anda juga dapat mencari kata kasih di Quran dan menemukan 82 contoh. Ini jumlah  yang  cukup  bagus.  Tapi  jika  Anda  memeriksa  secara  acak,  Anda  akan menemukan secara berulang gambaran dari apa yang TIDAK dikasihi Allah. (Bab akan datang menjelaskan lebih jauh pengajaran Quran tentang kasih).

Jika Anda melakukan pencarian melalui komputer untuk kata kasih di Perjanjian Baru, Anda akan mendapatkan 260 ayat. Sekitar sepertiga ayat ini bicara tentang kasih

Tuhan untuk anakNya atau untuk orang-orang. Setengah sisanya menggambarkan orang yang mengasihi Tuhan atau sesama. Dan ayat sisanya menggunakan kata kasih di konteks pengajaran, contohnya, ”cinta akan uang, adalah akar segala kejahatan’ (1 Timotius6:10). Hanya satu ayat yang berbicara Tuhan TIDAK mengasihi seseorang atau sesuatu (Roma 9:13).

Tentu  saja  seseorang  dapat  dengan  mudah  menyimpulkan  konsep  kasih  lebih banyak digunakan di lingkungan Yesus daripada di lingkungan Muhammad. Tapi di atas semua itu, poin statistik ini menunjukkan perbedaan yang mengejutkan antara sifat Tuhan yang digambarkan Muhammad dan Tuhan yang digambarkan oleh Yesus.

Saya percaya Yesus akan menantang deskripsi Muhammad akan Tuhan.

Reaksi Yesus Pada Iblis

Akhirnya, mari lihat sedikit kisah terkenal dari hidup Muhammad yang menyatakan kemanusiaanya. Dalam Kekristenan, sangat terhina jika dikatakan seorang yang beriman mengalami pengaruh iblis. Tapi cara pandang Islam berbeda. Tidak termasuk kegagalan  iman jika seorang Muslim mengalami kerasukan setan. Faktanya menurut kisah di hadist,

Muhammad berkata pada Aisyah bahwa ia mengalami masalah karena ”jampi-jampi”.

Aisyah melaporkan bahwa seorang Yahudi dari antara orang-orang Yahudi Bani Zuraiq yang bernama Labid b. al-A’sam melakukan jampi-jampi kepada pesuruh Allah dengan hasil yang ia (di bawah pengaruh mantera) merasa bahwa dia telah melakukan  sesuatu  padahal  ia  tidak  pernah  melakukan  itu.  (Kedudukan  ini berlangsung) hingga satu hari atau selama satu malam Rasulullah melakukan doa (untuk  menghilangkan  efek  mantera).  Dia  kembali  melakukan  doa  dan  dia melakukan lagi. 

Kejadian ini menghasilkan wahyu Surah 7:200

Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Jika Muhammad sungguh mengalami masalah dengan iblis dan ia datang pada Yesus untuk bantuan, kita dapat menebak apa yang akan Yesus lakukan. Yesus akannmengusir setan, seperti yang telah Ia lakukan banyak kali.

KESIMPULAN

Yesus memperingatkan bahwa nabi palsu akan datang, dan Ia memperingatkan pengikutNya untuk mengenali mereka dari perbuatan mereka, apakah baik atau jahat.

Saat Yesus menemui pemuka agama yang menyesatkan orang, Ia menegur mereka. Saya percaya informasi ini memberikan kita ide bagaimana Yesus meresponi Muhammad secara langsung.

Sekarang kita telah melihat apa yang diajarkan Yesus dan Muhammad, klaim siapa mereka, dan apa yang mereka katakan satu sama lain. Mari sekarang beralih pada pokok pengajaran spesifik, khususnya, kesembuhan dan mujizat.

About worldlastchance.
Going beyond simple shots at Religion for pure shock value,This homepage is meant for exchanging views and providing information to foster better understanding between those who embrace Islam and those who embrace Christianity. All comments are welcome.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: