BAGIAN 2. KEHIDUPAN YESUS DAN MUHAMMAD.

Takdir Masa Kecil

Muhammad  : lahir 570

Yesus   : lahir 6 atau 5 SM

Setelah saya membaca mengenai kehidupan Yesus untuk petama kali, saya kagum pada banyaknya kesamaan dan kejadian dalam kehidupan Yesus yang paralel dengan kehidupan Muhammad. Pada bab ini kita akan berjalan melewati masa kecil kedua orang ini dan menemukan beberapa kesamaan yang mengejutkan. Mari kita mulai dari faktabahwa keduanya adalah anak pertama.

KELAHIRAN

Muhammad lahir di Mekah, Arab, 2 Agustus 570 M (hari kedua belas bulan Rabiya penanggalan Kamariah). Ayah Muhammad meninggal sebelum ia lahir, dan Muhammad adalah anak pertama dan satu-satunya dari ibunya. Sejarah Islam mencatat sedikit detail lainnya, tapi ada sebuah kisah pada malam kelahirannya. Kisah yang diceritakan oleh salah satu pengikut pertama Muhammad yang berkata:

Ibuku mengatakan bahwa ia menyaksikan Aminah binti Wahab, ibu dari pesuruh Allah, bersalin pada malam  kelahiran Muhammad dan ia (ibu Muhammad) berkata, ”Tidak ada tempat di malam itu saya melihat tidak ada cahaya. Saya melihat bintang-bintang itu mendekati saya dan jatuh dimana saya bisa berkata mereka jatuh di atas saya.”Dengan kata lain, saat Muhammad lahir ibunya menyatakan malam penuh dengan cahaya dan bintang kelihatannya turun ke bumi .

Sekarang mari kita lihat kisah kelahiran Yesus. Hampir 600 tahun sebelumnya, seorang perawan muda Yahudi bernama Maria, berkat Malaikat Gabriel mengunjunginya dengan  berita  bahwa  ia  akan  melahirkan  seorang  anak  yang  akan  disebut  ”Anak ALLAH”  (Lukas  1:35).  Seperti  yang  malaikat  itu  katakan,  Maria  menjadi  hamil, walaupun ia adalah perawan. Kehamilannya menjadi skandal karena ia telah bertunangan tetapi  belum  menikah.  Tunangannya,  Yusuf,  berpikir  bahwa  ia  akan  mengakhiri hubungan  mereka  secara  diam-diam,  tapi  seorang  malaikat  berkata  padanya  dalam mimpinya,  bahwa  Maria  hamil  oleh  Roh  Kudus.  Semasa  kehamilannya,  Maria mengunjungi sepupunya yaitu Elizabeth dan menceritakan apa yang terjadi. Alkitab mencatat nyanyian pujiannya:

 ”Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadakudan nama-Nya adalah kudus.” (Lukas 1:46-49) 

Elizabeth juga sedang hamil anak laki-laki – Yohanes Pembaptis – yang akan memainkan  peranan  penting  dalam  kehidupan  anak  Maria.  Maria  tinggal  bersama Elizabeth di rumah Elizabeth selama tiga bulan dan kemudian kembali ke rumahnya dan ke Yusuf. Pada akhir masa kehamilannya, Maria dan Yusuf harus pergi dari rumahnya ke kota Betlehem untuk mendaftar pada sensus Romawi. Alkitab mencatat detail mengenai keadaan pada saat kelahiran tersebut.

NUBUATAN ATAS BAYI YESUS

Kisah  mengenai  Yesus  dan  Muhammad,  keduanya  mempunyai  nubuatan  atas mereka pada masa kecil. Nubuatan atas Yesus terjadi saat Ia masih bayi. Injil Lukasmengatakan kepada kita,

”Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.” Lukas 2:22, 24

Seorang Nabi bernama Simeon melihat Yesus di Bait Suci. Dia mengangkat Yesus dan berkata,

”Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan  bagi  bangsa-bangsa  lain  dan  menjadi  kemuliaan  bagi  umat-Mu, Israel.” Lukas 2:29-32

Seorang wanita bernama Hanna datang pada mereka pada saat yang bersamaan, mengucap syukur pada Tuhan, dan berkata,

”Dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Lukas 2:38b

Kemudian  kita  akan  membaca  mengenai  nubuatan  yang  diberikan  kepada Muhammad saat ia masih remaja.

KISAH TERKENAL MUHAMMAD:

PEMBERSIHAN DALAM

Sementara tidak ada kisah mengenai Muhammad saat masih bayi, tetapi ada kisah yang sangat terkenal mengenai dirinya saat masih kecil. Jika Anda adalah Muslim yang tinggal  di  Timur  Tengah,  Anda  akan  mendengar  kisah  ini  terus-menerus.  Saya memperkirakan ini dibicarakan sekitar 25% dari semua khotbah!

Gabriel datang ke pesuruh Allah saat ia bermain bersama teman-temannya. Ia membawanya  dan  membaringkannya  di  tanah  dan  membuka  dadanya  danmengeluarkan hatinya dan mengeluarkan gumpalan darah darinya dan berkata: ini  adalah  bagian  dari  setan.  Dan  kemudian  membersihkannya  dengan  air Zamzam dalam baskom emas, kemudian mengembalikannya ke dalam tempatnya dan mengembalikannya seperti semula. Anak-anak lari kepada ibu pengasuhnya dan berkata: sungguh Muhammad sedang dibunuh, mereka kemudian berlarikepadanya (dan menemukan ia baik-baik saja) perawakannya berubah, Anas berkata.

Kisah ini diceritakan untuk membuktikan tempat khusus Muhammad dalam iman Islam.

MASA KECIL MUHAMMAD

DI SEKITAR KABAH

Karena suaminya telah meninggal, ibu Muhammad membawa bayinya dan tinggal bersama keluarganya. Mereka hidup bersama selama enam tahun sampai ia menderita demam  tinggi  dan  meninggal.  Lalu  Muhammad  tinggal  dengan  kakek  dari  pihak ayahnya. Keluarga ayahnya adalah bagian dari suku Quraish, suku terkuat di Mekah. Suku ini mengatur tempat utama pemujaan di seluruh tanah Arab, yaitu kuil yang dipenuhi  dengan  berhala  dan  dikenal  sebagai  Kabah.  Kakek  Muhammad  memiliki kehormatan  sebagai  pelayan  dari  Kabah.  Ia  bertanggungjawab  untuk  merawat  dan membersihkannya.

Kuil itu dibuat dari tembok persegi dengan halaman yang luas, dengan bangunan menyerupai kubus di tengah. (Kata Al-Ka’ba berarti kubus). Bangunan berbentuk seperti persegi panjang dan dengan tirai dari kain termahal saat itu. Bahkan sebelum masa kelahiran Islam orang percaya bahwa Abraham yang membangunnya. Monumen ini juga disebut Batu Hitam, yang menunjuk kepada batu kecil, yang dipercaya jatuh dari surga dan tersembunyi di dalam bangunan. Sekali setahun kakek Muhammad akan membuka tirainya, membersihkan bangunannya, dan memasang tirai baru.

Semua suku percaya ada Tuhan Yang Mahakuasa, tapi mereka tidak yakin siapa Tuhan itu. Mereka mencari mediator untuk berhubungan dengan Tuhan ini. Jadi, mereka membuat bermacam tipe dari patung-patung. Quran berkata mengenai patung-patung itu:

Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): ”Kami tidakmenyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allahdengan sedekat-dekatnya.”Surah 39:3 Terjemahan Ali 

Walaupun setiap suku memiliki patung masing-masing untuk disembah, setiap orang  juga  berjalan  mengelilingi  Batu  Hitam  sebagai  ritual  dari  ibadah  mereka. Bagaimanapun,  mereka  percaya  bahwa  Batu  Hitam  adalah perwakilan  dari  Tuhan tertinggi.

Setiap suku juga memiliki kebiasaan untuk ziarah tahunan. Jadi, selalu ada suku yang berbeda yang mengunjungi Kabah. Saat suku-suku datang, mereka memberikan sumbangan berupa uang, makanan, atau ternak yang akan disimpan oleh perwakilan dari suku Quraish.

Sebagai  seorang  anak,  Muhammad  pasti  sering  mengunjungi  Kabah  dengan kakeknya atau anggota keluarga yang lain. Merawat kuil telah dilakukan keluarganya  dari  generasi  ke  generasi.  Saat  Muhammad  masih  kecil,  kekeknya  meninggal,  dan pemeliharaan kuil diserahkan ke salah satu anak dari Abu Talib. Perawatan Muhammad juga  diserahkan  kepada  Abu  Talib,  jadi  Muhammad  tinggal  dengan  paman  dan sepupunya.

Saat ia tumbuh dewasa, Muhammad terus menghabiskan waktu di sekitar Kabah. Ia melihat orang sujud di sekitar patung; dan para pebisnis hidup dari membuat dan menjual patung-patung. Pengalaman ini memiliki pengaruh yang besar pada Muhammad.

Dia bersumpah, pada saat ia dewasa ia tidak akan sujud menyembah kepada patung di Kabah dan di seluruh Arab saat itu.  Jadi kita telah melihat pengaruh agama masa itu pada Muhammad. Mari kita lihat bagaimana agama dari penduduk berpengaruh pada Yesus.

YESUS MENGUNJUNGI BAIT SUCI SAAT ANAK-ANAK

Yusuf dan Maria tidak langsung kembali ke kota asal mereka di Nazareth setelah mereka terdaftar pada sensus. Ini karena beberapa orang bijak dari timur melihat bintang dan menafsirkan bahwa raja orang Yahudi yang mereka nantikan telah lahir. Mereka datang  kepada  Raja  Herodes  di  Yerusalem  dan  bertanya  di  mana  mereka  dapat menemukan raja ini. Raja Herodes, yang adalah bukan Yahudi dan ditunjuk menjadi gubernur oleh Romawi, tidak suka pemikiran ada raja baru yang lahir. Dia memanggil ahli Taurat dan bertanya apa kata Kitab Suci. Mereka mengatakan kepadanya bahwa seorang raja akan lahir di Bethlehem (Matius 2:5). Raja Herodes berkata kepada orang bijak untuk menemukan anak dan memberi tahu kepadanya di mana anak itu berada. Orang bijak menemukan Yesus dan tidak memberitahu Herodes.

Saat Herodes sadar bahwa ia telah ditipu oleh orang bijak, ia menjadi marah dan memerintahkan semua anak di bawah umur dua tahun di Bethlehem harus dibunuh. Yesus dapat saja terbunuh saat itu; tapi, seorang malaikat mengatakan kepada Yusuf untuk membawa keluarganya ke Mesir. Setelah Herodes mati, Yusuf,  Maria, dan Yesus pulang ke Nazareth.

Setiap tahun, Yusuf, Maria dan anak mereka pergi ke Yerusalem untuk perayaan Paskah. (Alkitab mengatakan bahwa Yesus memiliki saudara laki-laki). Dimana mereka akan mengunjungi Bait Suci, yang dibangun oleh Herodes untuk memenangkan hati orang Yahudi. Itu adalah bangunan yang megah, dibuat dari batu kotak berwarna putih, dikelilingi oleh halaman yang luas dengan barisan tiang yang menopang atap pada tiap sisinya.

Setiap tahun,  Yesus  kembali  ke  Nazareth  dengan  kelompokNya.  Tapi  saat  Ia berusia 12 tahun, Dia duduk untuk mendengarkan para guru. Keluarga dan temanNya pergi pada waktu yang ditentukan, tapi Ia tidak ikut pergi. Ia tinggal, meresapi perkataan guru dan menayakan pertanyaan yang mengherankan mereka.

Setelah sehari perjalanan, ayah dan ibuNya sadar bahwa Yesus hilang. Mereka ketakutan, dan besok paginya mereka mencari jejak kembali ke Yerusalem. Selama dua hari mereka mencari keseluruh  kota, bertanya kepada setiap orang apakah ada yang melihat anak mereka. Saat mereka menemukanNya di Bait Suci, ibuNya berkata,

”Mengapa Kau melakukan ini?” Yesus menjawab, ”Apakah kamu tidak tahu Aku harus tinggal di rumah BapaKu?” Lukas 2:48-49

Jadi Yesus dekat dengan bait suci sementara Muhammad menjadi kecewa dengan Kabah. Sekarang mari kita lihat ramalan pendeta Kristen terhadap Muhammad.

RAMALAN PENDETA KRISTEN ATAS MUHAMMAD

Paman Muhammad, Abu Talib, kadang pergi dengan salah satu karavan pedagang Mekah. Saat Muhammad berusia 12 tahun, ia menemani pamannya dalam perjalanan ke Syria. Saat karavan sampai di Syria, mereka melewati rumah seorang biarawan bernama Bahira. Bahira adalah bagian dari sekte Nestorian, yang berarti bahwa ia mengaku sebagai seorang Kristen, tetapi menyangkal bahwa Yesus adalah putra Allah. Sebagian besar  penduduk Arab  yang  menyatakan  diri  mereka  Kristen  adalah  Nestorian  atau Ebionit, keduanya menyangkal bahwa Yesus adalah anak Allah.

Jadi sejarah Islam mengatakan karavan mendekati biarawan, yang meminta mereka berhenti dan makan bersamanya. Biarawan itu sangat tertarik pada Muhammad dan menanyainya beberapa pertanyaan. Ia berkata respon Muhammad sama persis dengan kitabnya yang menyatakan tentang nabi yang akan datang. Kemudian ia melihat tanda di antara pudaknya. Ketika ia menemukannya ia berkata pada paman Muhammad,

”Lihatlah, anak ini akan menjadi nabi terakhir bagi dunia kita. Ini adalah tanda dari  kenabian.”  Kemudian  ia  memperingatkan,  ”Jangan  sampai  Yahudi mendengar atau melihat tanda di bahunya. Jika mereka menemukannya merekaakan mencoba membunuh nya”.

Apa yang saya sampaikan kepada Anda adalah catatan terpercaya dari apa yang sejarah Islam katakan mengenai kejadian ini. Bagaimanapun, ada sedikit kesulitan dari sudut pandang sejarah. Ada catatan-catatan dari apa yang dipercayai Nestorian dan Ebionit. Tetapi kita tidak punya bukti bahwa mereka mencari nabi yang lain.

KESIMPULAN

Apa yang dapat kita lihat dari masa kecil Yesus dan Muhammad? Keduanya dipengaruhi oleh agama mereka masa itu dan menghabiskan waktu di pusat ibadah agama  mereka masa itu. Keduanya dilaporkan mempunyai nubuatan saat mereka anak-anak.

Sementara  Yesus  memeluk  kepercayaan  masyarakatnya,  Muhammad  mulai mempertanyakan  penyembahan  berhala  pada  masanya.  Ini  adalah  hal  yang mempengaruhi awal hidup sosial mereka.

About worldlastchance.
Going beyond simple shots at Religion for pure shock value,This homepage is meant for exchanging views and providing information to foster better understanding between those who embrace Islam and those who embrace Christianity. All comments are welcome.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: